“JURUS SEHAT RASULULLAH” Buku dr. Zaidul Akbar Edisi Terbaru 2020

jurus-sehat-rasulullah-jsr

JURUS SEHAT RASULULLAH BUKU dr. ZAIDUL AKBAR. Alhamdulillah, di pertengahan bulan Februari 2020, buku dr. Zaidul Akbar yang berjudul “JURUS SEHAT RASULULLAH” atau disingkat “JSR”, kembali dicetak ulang. Buku yang sudah sangat dinanti-nanti oleh penggemar pola hidup sehat ala Rasulullah ini, kembali siap menjadi koleksi berharga untuk para pembacanya.

Buku yang pada cetakan sebelumnya sempat menjadi viral dan disukai oleh masyarakat, kini telah siap dicetak ulang dengan berbagai penambahan dan revisi dari pengarangnya, dr. Zaidul Akbar. Kembali bekerjasama dengan penerbit Syaamil Quran (PT. Sygma Examedia Arkanleema) Bandung, yang telah sejak awal menjadi penerbit buku JRS ini.

SEHAT ITU MAHAL

Biaya pengobatan di jaman ini kian hari kian melambung. Sehat itu mahal, demikian seringkali kita mendengar pepatah mengatakan tentang kondisi kesehatan dikaitkan dengan biaya berobat.

Biaya pengobatan semakin sulit dijangkau oleh masyarakat, terutama bagi masyarakat miskin. Orang miskin dilarang sakit, merupakan guyonan sekaligus cermin dari realitas kehidupan saat ini. Orang miskin semakin sulit untuk mendapatkan akses kesehatan yang layak, akibat biaya berobat yang semakin tinggi.

Walaupun sudah ada jaminan asuransi kesehatan BPJS dari pemerintah, akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum dapat mengaksesnya. Bahkan seperti berita yang kerap kali kita lihat di banyak media, persoalan biaya kesehatan BPJS ini menjadi permasalahan yang tidak kunjung tuntas.

HAKEKAT SAKIT

Sakit bukan datang dengan sendirinya. Sakit merupakan bagian dari ujian Allah SWT sekaligus juga nikmat yang diberikan pada hamba-Nya. Saat sakit kita baru menyadari bahwa ada bagian dari hak-hak tubuh yang tidak terpenuhi.

quote-jurus-sehat-rasulullah

Saat sakit, kita baru menyadari betapa lemahnya diri ini, tak berdaya dihadapan kuasa Allah SWT. Dengan menyadari hakekat sakit ini, maka setiap jiwa akan meningkat keimanannya. Bersandar hanya pada kebesaran dan kekuasaan Allah SWT semata, terus berikhtiar untuk memperbaiki diri.

Penyakit jangan dilihat hanya dari sisi fisik semata, akan tetapi penyakit merupakan cara Allah SWT untuk membuat setiap hamba-Nya yang sakit untuk lebih dekat kepada-Nya.

Itulah prinsip-prinsip kesehatan yang selalu disampaikan oleh dr. Zaidul Akbar kepada semua pasien-pasiennya. Prinsip kesehatan dan pengobatan yang diawali dengan pemahaman pada agama yang benar. Sangat berbeda dengan pola dan metode pengobatan modern yang lebih fokus pada pendekatan obat-obatan kimia.

SUMBER PENYAKIT

Sumber utama dari penyakit yang diderita manusia adalah makanan. Makanan yang masuk ke perut akan dicerna oleh lambung, untuk kemudian di serap oleh seluruh tubuh. Jika yang dimakan tidak baik, atau berlebihan, maka seluruh tubuh akan menerima akibatnya.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, yang artinya,

“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk yaitu perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

Makanan adalah puncak dari segala penyakit. Artinya, jika seseorang terkena penyakit pasti ada sesuatu yang salah dengan apa yang dimakannya setiap hari.

Oleh karenanya, Rasulullah mengingatkan pada hadist di atas, untuk janganlah berlebihan dalam hal mengkonsumsi makanan. Jangan hanya mengedepankan hawa nafsu, sehingga makanan yang masuk ke dapam perut tidak terkontrol.

Contohlah pola makan dan gaya hidup sang teladan, Rasulullah SAW. Rasul tidak pernah makan hingga kenyang. Rasul selalu membagi porsi lambungnya seperti hadist di atas yaitu, 1/3 untuk makanan padat, 1/3 untuk cairan, dan 1/3 lagi untuk gas. Makanan yang beliau makan hanya 1/3 dari kemampuan maksimal lambungnya.

JURUS SEHAT RASULULLAH

Jurus Sehat Rasulullah yang ditulis dr. Zaidul Akbar sangat menghindari penggunaan obat-obat kimia. Beliau akan menganjurkan untuk menjaga pola makan dan bila perlu rutin untuk berbekam seperti yang juga selalu dilakukan oleh Rasulullah.

Setelah itu, jika memerlukan pengobatan, maka ia lebih menyarankan untuk memberikan pengobatan melalui herbal. Sungguh sangat banyak manfaat dan keistimewaan dari tumbuhan-tumbuhan herbal bagi kesehatan.

Apalagi Indonesia sangat kaya dengan tanaman-tanaman herbal. Sudah sejak lama nenek moyang bangsa ini pun memanfaat herbal untuk mengobati berbagai penyakit. Sayangnya potensi besar warisan leluhur kita ini, tidak terwarisi dengan baik secara turun temurun.

Hal-hal fundamental tentang sehat sesuai syariat merupakan pokok utama dalam metode yang diterapkan dalam Jurus Sehat Rasulullah. Berbagai ritual ibadah yang diajarkan dalam Islam, ternyata memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan.

Jangan lewatkan artikel : Hadist Tentang Sedekah

Ibadah seperti puasa, sedekah dan shalat malam (tahajud), secara medis terbukti memberikan dampak kesehatan yang sangat baik bagi tubuh. Sayangnya belum banyak masyarakat kita, yang mayoritas muslim menyadari dan yakin dengan hal ini.

Baca juga artikel : Macam-macam Puasa Sunnah

Bagi sahabat yang ingin lebih banyak tahu lagi mengenai JURUS SEHAT RASULULLAH ini dapat memesan bukunya melalui tombol chat yang ada di bawah ini :

whatsapp-kontak

Sebagai referensi untuk isi dari buku JURUS SEHAT RASULULLAH, berikut dibawah ini adalah beberapa cuplikan dari isi bukunya.

daftar-isi-jurus-sehat-rasulullah
daftar-isi-buku-jsr
cuplikan-isi-jurus-sehat-rasulullah
cuplikan-isi2-jurus-sehat-rasulullah

Selain informasi di atas beberapa pola hidup sehat ala JURUS SEHAT RASULULLAH Kami coba infokan dibawah ini. Semoga dapat memberikan gambaran tentang isi dari buku dr. Zaidul Akbar edisi terbaru ini.

POLA HIDUP SEHAT JURUS SEHAT RASULULLAH

Makan Saat Lapar

Rasulullah SAW telah mencontohkan pola makan beliau, yaitu makan saat lapar atau saat perut butuh asupan. Tidak ada pola tentang frekuensi makan dalam sehari, seperti umumnya kita pahami yaitu sehari 3 kali. Bahkan dr Zaidul pun mengaku bahwa ia hanya makan 1-2 kali saja sehari.

Contoh pola makan Rasulullah SAW seperti dijelaskan dalam hadist di atas, bahwa beliau tidak pernah makan hingga kenyang. Beliau selalu menyediakan 2/3 dari kapasitas lambungnya untuk udara (yang dihirupnya) dan minuman / cairan. Jadi Rasulullah hanya mengisi lambungnya dengan makanan sebanyak 1/3 kapasitas saja.

Olahraga Secara Teratur

JURUS SEHAT RASULULLAH dari dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk melakukan olahraga secara teratur. Beberapa jenis olahraga yang dianjurkan, seperti juga yang disunnahkan oleh Rasulullah adalah berenang, berkuda dan memanah.

dr. Zaidul Akbar pun secara pribadi mempraktekkan sunnah ini dengan rutin untuk selalu melalukan olahraga agar senantiasa terjaga kebugaran dan kesehatannya.

Olahraga yang beliau lakukan setiap hari di rumah seperti push up, latihan beban dengan barbel. Sementara untuk aktifitas olahraga di luar rumah, beliau sering berenang, berkuda dan memanah.

RESEP JURUS SEHAT RASULULLAH

Berikut ini beberapa resep dari JURUS SEHAT RASULULLAH ala dr. Zaidul Akbar yang diyakini dapat mengatasi berbagai macam penyakit.

1. Air Nabeez

Air nabeez adalah air rendaman (infused water) kurma atau kismis. Kurma atau kismis yang dimasukkan ke dalam wadah tertutup yang sudah berisi air masak, dan direndam semalaman untuk diminum keesokan paginya.

Air nabeez ini merupakan minuman kesukaan Rasulullah SAW. Biasanya, beliau merendam kurma atau kismis di dalam wadah tertutup selama 12 jam. Kemudian, airnya diminum dan buah kurma yang sudah lembut langsung ditelan tanpa mengunyah terlebih dahulu.

Pada dasarnya, air nabeez ini sama seperti infused water kekinian. Bedanya, bahan yang diambil sarinya bukan buah-buahan segar seperti strawbery atau lemon melainkan kurma.

Bahan – Bahannya :

  • Ambil beberapa butir kurma atau kismis, sebaiknya dalam jumlah ganjil
  • Siapkan wadah atau gelas tertutup
  • Siapkan juga air putih matang

Cara Pembuatan :

  • Tuangkan air matang ke dalam wadah
  • Masukkan kurma yang sudah dibuang bijinya, dan carik-carik isi kurma
  • Tutup wadah yang sudah dimasukkan kurma
  • Diamkan selama 8-12 jam
  • Air nabeez siap dinikmati

2. Air Seduhan Jahe

Selain bermanfaat untuk mengobati lambung, jahe juga bermanfaat sebagai anti peradangan dan juga antioksidan yang kuat. Kandungan gingerola pada jahe diketahui sebagai obat sakit kepala, jahe juga akan mengurangi peradangan pada pembuluh darah di kepala.

Cara Membuat :

  • Sediakan seruas jari jahe yang sudah digeprek dan dipotong kecil, kemudian masukkan kedalam gelas kaca (jangan gelas plastik).
  • Seduh dengan air mendidih, setelah air didalam gelas hangat, tambahkan madu. Siap untuk diminum deh.

3. Air Seduhan Kayu Manis

Kayu manis kaya akan antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi jantung, mengatasi peradangan, melawan diabetes, dan menurunkan resiko kanker. Kayu manis juga dapat melawan infeksi , virus, dan menyegarkan napas secara alami.

Cara Membuat :

  • Masukkan kayu manis batangan kedalam gelas kaca (jangan gelas plastik)
  • Seduh dengan air panas / mendidih, hingga air akan berubah menjadi kemerah-merahan
  • Setelah air berubah warna dan hangat, tambahkan madu secukupnya.

4. Air Rebusan Buah Cengkeh

Cengkeh bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, melawan kanker, melindungi hati, meningkatkan system kekebalan tubuh, dan mengendalikan diabetes.

Cara Membuat :

  • Rebus cengkeh dengan air.
  • Setelah mendidih, angkat
  • Masukkan air rebusan tadi kedalam gelas kaca
  • Setelah airnya hangat, tambahkan madu secukupnya dan dapat diminum selagi hangat.

5. Air Rebusan Daun Kemangi

Bukan hanya sebagai lalapan, daun kemangi juga memiliki manfaat sebagai analgesik. Minyak dari daun kemangi ini dapat menjadi pelemas otot dan membantu mengobati sakit kepala yang disebabkan oleh otot yang tegang.

Cara Membuat :

  • Rebus kurang lebih 4 helai daun kemangi dengan air 250ml
  • Setelah mendidih tuangkan air rebusan tadi dalam gelas kaca
  • Setelah air menjadi hangat, tambahkan madu secukupnya

6. Campuran Rebusan Jahe, Daun Pandan, dan Madu

Resep JSR yang ini, merupakan resep yang bisa diminum saat sehat, tidak harus dalam kondisi sakit. Berguna sekali untuk menjaga kondisi tubuh, terutama lambung dan pencernaan serta jantung agar tetap bugar dan sehat.

Cara Membuat :

  • Geprek satu potong jahe ukuran sedang
  • Iris tiga helas daun pandan ukuran kecil
  • Seduh jahe dan daun pandan dengan air mendidih
  • Setelah air hangat, tambahkan madu secukupnya

INGAT ! Madu yang dicampur dalam resep-resep di atas harus dicampurkan saat airnya sudah dalam keadaan hangat. Tidak boleh saat air masih sangat panas / mendidih. Karena akan membuat khasiat madu menjadi hilang.

TENTANG PENULIS

sumber gambar : nadariau.com

Zaidul Akbar adalah seorang dokter lulusan Universitas Diponegoro, Semarang. Selama menjalani karir sebagai seorang dokter dan praktisi kesehatan, akhirnya beliau kepada dunia kesehatan islam (thibbun nabawi).

Ilmu-ilmu kedokteran yang ia dapatkan dipadukan dengan pengetahuan kesehatan islam membawa dr. Zaidul Akbar menjadi seorang ahli dalam dunia kesehatan islam.

Ia banyak diminta untuk menjadi narasumber terkait dunia kesehatan islami diberbagai media nasional, cetak maupun televisi.

Keaktifannya dalam menyebarkan ilmu dan pengetahuan kesehatan islam akhir membawanya kepada dunia penulisan, khususnya menulis tentang pengobatan islam atau pengobatan nabi thibbun nabawi.

Buku Jurus Sehat Rasulullah (JSR) ini merupakan bentuk kegelisahan beliau terhadap banyaknya pengaruh negatif dari pengobatan modern (barat), yang sekaligus merupakan dasar dari ilmu beliau sebelumnya, yaitu sebagai seorang dokter.

Konsep-konsep dan metoda pengobatan modern disatu sisi memberikan manfaat, akan tetapi disisi yang lain banyak juga memberikan efek samping yang kurang baik pada tubuh manusia.

Atas dasar pemikiran itulah, akhirnya dr. Zaidul Akbar mulai berpikir bahwa dengan kesempurnaan agama Islam, panduan-panduan kesehatan ala Nabi yang bersumber pada Al Quran dan sunnah tentu akan jauh lebih baik kebermanfaatannya bagi masyarakat.

Oleh karenanya beliau akhirnya aktif untuk mensyiarkan praktek kesehatan dengan prinsip pengobatan ala Nabi (thibbun nabawi) selama beberapa tahun belakangan ini.

Melalui penerapan pola hidup sehat, sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah, maka sama artinya dengan mencegah timbulnya penyakit di masa depan. Menerapkan pola sehat ala Rasulullah akan membuat tubuh senantiasa terjaga dari penyakit, yang artinya meminimalisir potensi pengeluaran biaya besar untuk pengobatan.

INFO BUKU & PEMESANAN

Berikut detil spesifikasi buku “JURUS SEHAT RASULULLAH” karya dr. Zaidul Akbar edisi terbaru tahun 2020.

spec-jurus-sehat-rasulullah

Harga buku JURUS SEHAT RASULULLAH :

po-jurus-sehat-rasulullah

Untuk pemesanan buku silahkan klik tombol chat WA di bawah ini :

whatsapp-kontak

Demikianlah informasi tentang buku terbaru dari dr. Zaidul Akbar. Jangan ragu untuk membagikan artikel/informasi ini kepada sahabat/kerabat Anda, jika dirasakan ada manfaatnya.

Salam.

Hidup Sehat Menebar Manfaat

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.