Tag : sekolah bisnis dua kodi kartika

Buku Bisnis Dari Sekolah Bisnis Dua Kodi Kartika

info, Inspirasi No comment
Buku Bisnis Dari Sekolah Bisnis Dua Kodi Kartika

BUKU DUA KODI KARTIKA. Sahabat Quran yang senantiasa mengharapkan ridho Allah SWT, apakah sahabat sekalian familiar dengan nama “Keke Busana” ? Barangkali sebagian sudah cukup mengenalnya atau bahkan barangkali sahabat ikhwan dan akhwat adalah salah satu penggemar atau pengguna dari produk fashion muslim ini. Ya, Keke Busana adalah salah satu produk atau brand dari fashion muslim yang cukup disegani di tanah air. Ditengah banyaknya produk-produk busana muslim yang beredar saat ini, Keke Busana ternyata mampu menempatkan diri menjadi salah satu brand yang cukup besar peminatnya. Keunggulan produk Keke Busana bukanlah satu-satunya faktor yang membuat produk ini disegani, tetapi mereka juga hadir dengan praktik bisnis yang syarat dengan nilai spiritualnya. Filosofi spiritual bisnis yang dijalani dan dikembangkan Bunda Ika Kartika dan Ayah Fahrul Faid selaku pemilliknya, menjadi faktor penentu dari kesuksesan bisnis mereka. Seluruh perjalanan bisnis Keke Busana dari sejak awal merintis, yang diawali dengan dua kodi pakaian serta dua model hingga mampu memproduksi 300.000 busana muslim dengan jaringan distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia dapat kita pelajari dalam buku DUA KODI KARTIKA.

buku-dua-kodi-kartika

Buku Dua Kodi Kartika

Buku Dua Kodi Kartika ini merupakan tulisan dari Kang Rendy Saputra, CEO Keke Busana saat ini. Sosok pria muda inspiratif berhasil merekam berbagai pelajaran berharga yang didapatnya dari Bunda Tika (panggilan Bunda Ika Kartika). Buku ini mengisahkan tentang berbagai kisah yang dirangkum dalam 40 kisah pembelajaran hidup yang didapat oleh Rendy Saputra selama belajar dan berinteraksi dengan Bunda Tika.

Kisah perjalanan dalam buku Dua Kodi Kartika diawalai tahun 1998 saat krisis moneter melanda Indonesia. Banyak perusahaan yang harus gulung tikar termasuk perusahaan tempat suami Ika Kartika bekerja. Dalam keterbatasan dan kesulitan ekonomi saat itu, Ika Kartika mencoba merintis bisnis berjualan pakaian. Saat itu bisnis dirintis dengan hanya bermodalkan 40 lembar pakaian (dua kodi) pakaian. Berjualan dengan berkeliling dari pasar ke pasar hingga saat ini menjadi produsen busana muslim terkemuka di Indonesia.

Pertumbuhan dan perkembangan bisnis fashion Bunda Tika tidak lepas dari peran serta sosok muda bernama Rendy Saputra, sang penulis buku Dua Kodi Kartika ini. Beliau sendiri pun merupakan sosok pemuda yang penuh dengan prestasi dan inspirasi. Dia menghabiskan masa kecil hingga SMA di Balikpapan, Kalimantan Timur. Pria kelahiran 1986 ini melanjutkan pendidikan di ITB Teknik Perminyakan angkatan 2004. Kehidupan akademik yang tak mulus membuatnya harus mundur teratur dari kampus dan berbalik menempuh karier di dunia edukasi bisnis.

Pengalaman organisasi dan bisnisnya semasa menjadi mahasiswa ditambah dengan ilmu-ilmu dan spritual bisnis yang didapatnya dari Bunda Tika mendaulat dirinya menjadi chief executive officer Keke Group. Saat ini, Rendy memimpin Keke Busana, Berdaya Tour, dan Yayasan Keke Berdaya. Selain di dunia bisnis, Rendy pun aktif di dunia sosial dengan membangun komunitas Muda Berdaya. Beliau kerap mengisi forum-forum pendidikan dan pengembangan diri dari beberapa perusahaan besar.Trainer program UMKM Binaan PT Telkom, GPTP Telkom dan upgrading Wardah Kosmetics merupakan jejak rekamnya. Salah satu karyan terbarunya adalah buku fenomenal tentang perjalanan bisnis Keke Busana yaitu Buku Dua Kodi Kartika. Buku ini mengandung nilai-nilai pembelajaran bisnis yang bagus dan penuh dengan inspirasi sukses mulia.

Berikut beberapa tanggapan dan testimoni dari para pembaca tentang isi dari Buku Dua Kodi Kartika ini :

Baca buku ini. Anda akan mendapat dua kunci penting: kunci agar bisnis tumbuh melesat dan kunci agar dicintai penduduk langit. Bukan teori tanpa bukti, tapi ramuan yang diolah dari pengalaman nyata seorang wanita yang sangat layak dijadikan teladan.
JAMIL AZZAINI – Inspirator SuksesMulia

Tidak diragukan lagi Ika Kartika dengan Keke Busana-nya adalah sosok dan pribadi yang Luarr Biasaa & penulis menggambarkan hal ini dengan luar biasa pula… Sangat inspiratif, well-writen, fast-paced, and undoubtedly Buku yang Luarr Biasaa…
HENDY SETIONO – Founder dan Group CEO Baba Rafi Enterprise

Selain Buku Dua Kodi Kartika ini, Rendy Saputra pun merasa perlu untuk lebih mensosialisasikan dan membagikan pelajaran-pelajaran bisnis yang dialaminya, kepada sebanyak-banyaknya orang agar bisa bermanfaat sebesar-besarnya bagi umat dan pebisnis lainnya.

Bagi sahabat Quran yang berminat untuk memiliki Buku Dua Kodi Kartika ini bisa mengunjungi link ini : Buku Bisnis Dua Kodi Kartika.

Apa Itu Sekolah Bisnis Dua Kodi Kartika ?

Merupakan sekolah bisnis berbasis online dengan memanfaatkan media video sebagai konten pembelajaran utama. Materi-materi yang diberikan merupakan pembelajaran yang komprehensif tentang bagaimana mengelola dan membangun bisnis. Materi yang diberikan merupakan hasil dari pengalaman bisnis bertahun-tahun dari seorang Rendy Saputra bersama Keke Busana, dari awal hingga saat ini telah menjadi pemain besar yang cukup disegani di percaturan bisnis fashion muslim tanah air.

Keunggulan Belajar di Sekolah Bisnis Dua Kodi Kartika

Melalui sekolah bisnis ini kita akan diajar langsung ahlinya. Hasil pengalaman praktek bisnis selama menjalankan dan mengembangkan Keke Busana menjadi bahan utama yang dibagi kepada para peserta sekolah bisnis dua kodi kartika ini. Bukan hanya cerita dan teori, tapi benar-benar hasil praktek dan pengalaman nyata seorang pebisnis sukses.

Materi Apa Saja Yang Diajarkan di Sekolah Bisnis Dua Kodi Kartika ?

Sekolah Bisnis Ini memberikan 99 jurus dan formula Rahasia Kesuksesan KeKe Busana yang dipimpin oleh Rendy Saputra. Materi-materi yang diajarkan adalah seputar bisnis dan hal-hal yang terkait dengan perkembangan dan perubahan-perubahan bisnis itu sendiri, yaitu :

sekolah-bisnis-online-dua-kodi-kartika

sekolah-bisnis-online-dua-kodi-kartika

  • Substansi Dasar Bisnis
  • Business and Personal Mastery
  • Manajemen Organisasi Bisnis
  • Tools atau alat-alat pertumbuhan
  • People Management
  • Marketing and Brand
  • Business Operation

Semua terangkum dalam 99 episode video bisnis yang direncanakan berlangsung selama 33 pekan. Pembelajaran ini dimulai sejak tanggal 1 Agustus 2016 hingga selesai 99 video disampaikan. Selain media video, sekolah bisnis ini juga menyediakan Facebook Group dan kanal Grup Telegram. Oleh karenanya sayang sekali bila kita sebagai pebisnis melewatkan kesempatan yang langka ini.

Berikut secuplik video dari salah satu materi di Sekolah Bisnis Dua Kodi Kartika :

Untuk dapat mengikuti program Sekolah Bisnis Dua Kodi Kartika ini, sahabat bisa mengunjungi website Sekolah Bisnis Dua Kodi Kartika dan melakukan pendaftaran secara online di sana.

Semoga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi perkembangan bisnis dan diri Anda sendiri khususnya.

Salam.

Pernikahan Dini Penuh Inspirasi Dari CEO Keke Busana Rendy Saputra

info, Inspirasi No comment
Pernikahan Dini Penuh Inspirasi Dari CEO Keke Busana Rendy Saputra

Menjelang milad RI ke-71 ini, Saya melihat semakin banyak berseliweran postingan-postingan di facebook Saya tentang adanya pelatihan bisnis secara online, yang diadakan oleh salah seorang pebisnis muda penuh prestasi. Awalnya tidak terlalu memperdulikan karena sudah sering melihat penawaran model pelatihan online seperti itu. Akan tetapi semakin hari semakin banyak teman-teman pebisnis online yang merekomendasikan pada status facebook mereka tentang pelatihan ini. Beberapa diantaranya bahkan merupakan pebisnis online yang sudah Saya kenal sosok dan prestasi bisnisnya.

rendy saputra ceo keke busana

Jadi timbul pertanyaan dan rasa penasaran tentang siapakah sosok yang saat ini sedang ramai dipromosikan itu ? Mengapa banyak pebisnis online senior yang ikut merekomendasikan kelas bisnisnya. Akhirnya mengacu kepada link yang diberikan salah seorang pebisnis online di wall facebook mereka, mendaftarlah Saya di sekolah bisnis tersebut.

Setelah mendaftar dan membayar biaya kepesertaan yang masih dalam masa promo, yaitu mendapatkan diskon yang cukup besar hingga 60%, mulailah saya mendapatkan beberapa video awal dari sekolah bisnis ini. Ternyata rasa penasaran ini terjawab sudah setelah mengikuti 8 video awal yang pada saat itu telah dikirimkan di member area. Sosok inspiratif ini adalah CEO grup Keke Busana, Rendy Saputra. Sosok muda penuh fenomenal dan prestasi ini, dalam usia yang masih sangat muda, sudah menjadi pimpinan grup usaha busana muslim papan atas di negeri ini dengan omzet milyaran perbulannya.

Dari video awal yang dibagikan  untuk para member ekslusif sekolah bisnis ini, Saya benar-benar mendapatkan pencerahan, ilmu-ilmu baru dan motivasi bisnis serta hal-hal fundamental yang harus dimiliki seorang pebisnis, baik pemula maupun pebisnis senior, benar-benar sangat bermanfaat. Dapat dibayangkan bagaimana ilmu-ilmu bisnis kedepannya yang akan dibagikan serta diajarkan oleh Kang Rendy, demikian panggilan akbar sang CEO Keke Busana ini.

sekolah-bisnis-dua-kodi-kartikaSekolah Bisnis Dua Kodi Katika, demikian nama dari pelatihan bisnis asuhan kang Rendy ini. Sekolah bisnis online yang akan memberikan total 99 episode video pembelajaran bisnis selama 33 pekan sejak tanggal 1 Agustus 2016 kepada seluruh member premiumnya. Selain itu kang Rendy juga menyediakan ruang diskusi dua arah melalui Grup FB tertutup dan Grup Telegram sebagai sarana tanya jawab sekaligus mentoring sekolah bisnis ini.

Banyak kejadian menarik dan penuh inspirasi dari jejak langkah sosok muda ini, diantaranya yang sangat menarik hingga Saya jadikan headline dari artikel ini adalah, tentang bagaimana kang Rendy memaknai episode pernikahan dini yang dilakukannya. Menurutnya pernikahan dini itu ternyata membawa berkah yang sangat luarbiasa bagi perjalanan hidup dan bisnisnya kelak. Berikut ini adalah kisah menarik tersebut,  yang diceritakan kang Rendy dalam salah satu episode awal videonya.

Pria muda ini semasa sekolah pernah mengenyam pendidikan S-1 walaupun ternyata tidak pernah diselesaikannya. Kuliah teknik perminyakan ITB dilakoninya hingga semester ke-3 untuk kemudian memutuskan berhenti kuliah karena merasa dunia perminyakan bukanlah dunianya. Kang Rendy menuturkan,  “Ternyata saya merasa tidak nyambung di sana. Nalar saya untuk urusan di bawah permukaan (perut bumi) itu sangat lemah. Sementara, ilmu perminyakan itu dituntut untuk mempunyai nalar kuat semacam itu.”

Mahasiswa Droup Out (DO) yang kemudian disandangnya ternyata tidak menjadikannya pemuda galau. Keputusan berat yang diambilnya tersebut dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Bahkan sebaliknya, ia berusaha bangkit membangun bimbingan belajar sambil merintis cita-citanya sebagai seorang pengusaha. Tepat saat usianya baru menginjak 21 tahun, kang Rendy mengambil sebuah keputusan penting dalam hidupnya. Hal ini dilakukan atas inisiatifnya sendiri setelah mendapatkan pencerahan dari guru kehidupannya yang tanpa disangka berkata dengan kelakar yang tegas, “Jika hidupmu mulai kacau, menikah saja.”

Mengikuti kata hatinya dan saran dari guru kehidupannya, akhirnya Rendy menikahi seorang Muslimah yang usianya terpaut empat tahun lebih tua. ”Married-nya diatur sama ustaz. Wah, seperti film Ayat Ayat Cinta gitu deh,” kata pria yang kini sudah memiliki tiga anak ini.

Awal-awal pernikahan, dilaluinya dengan banyak cobaan dan kesulitan. “Awal nikah saya mengontrak di samping kuburan. Empat minggu setelah menikah, istri saya hamil anak pertama. Kondisi ekonomi ketika itu sukar, tapi saya tidak mau menyerah.” tutur Rendy di salah satu video tentang motivasi yang ada pada sekolah bisnis Dua Kodi Kartika ini. Bahkan selang 1 tahun lahirlah anak ke-2 dan 1 tahun kemudian lahir pula anak ke-3.

“Bisa dibayangkan bagaimana kondisi saya saat itu. Usia 23 tahun sudah memiliki 3 momongan. Disaat teman-teman seusia saya sedang asyik-asyiknya menikmati masa kuliah, Saya sudah harus memikirkan bagaimana harus mengasuh, memberi makan dan segala kebutuhan rumah tangga, istri dan anak-anak Saya”, lanjut Kang Rendy dalam video tersebut.

Akan tetapi semangat pantang menyerah, dan kegigihannya terus membuat Rendy tidak pernah berhenti berusaha. Perlahan tapi pasti ia terus memperbaiki kualitas diri, belajar tanpa henti. ““Kalau kita gak kuliah, lihat saja di youtube. Jangan pernah berhenti belajar.” ujarnya penuh semangat. Saat menginjak 23 tahun, Rendy mulai menjajakan keahliannya sebagai seorang konsultan. Satu persatu perusahaan didatangi untuk menawarkan jasa konsultannya. “Dari satu jam (mendapatkan) 500 ribu saat menjadi konsultan, sampai sekarang sudah pernah ada perusahaan yang memberikan 20 juta rupiah saat saya berbicara hanya dalam waktu 3 jam.” tuturnya bernada semangat.

Hingga akhirnya Rendy bergabung dalam satu perusahaan yang menurutnya mampu bekerjasama dan mengembangkan kemampuannya menjadi lebih baik lagi.  Pada perusahaan ini lah ia belajar banyak dari sang pendiri dan pemilik perusahaan busana muslimah, Keke Busana Grup dengan pasangan pendirinya yaitu Ibu Ika Kartika dan Bapak Fahrul Farid. Kedua orang ini lah, yang akrab dipanggil Bunda Tika dan Ayah Farid oleh Rendy, kemudian menjadi guru sekaligus partner bisnis Rendy dalam mengembangkan usaha Keke Busana.

Semangat bisnis dan pembelajaran bisnis membesarkan Keke Busana, yang didapatnya selama ini dari sang pendiri Bunda Ika Kartika lah yang kemudian ingin dibagi oleh kang Rendy dalam bentuk Sekolah Bisnis Dua Kodi Kartika.

“Banyak ilmu yang sebenarnya Bunda miliki, tetapi beliau tidak membaginya dalam ruang publik, beliau hanya mendidikkannya ke kami KeKe People, dan Saya merasa merasa ini adalah amanah ilmu yang harus disampaikan”. ujar Rendy dalam tulisannya pada website Keke Busana.

Perjalanan bisnis Bunda Tika, yang diawali oleh motivasi besar untuk bisa memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya akibat penurunan ekonomi saat krisis moneter tahun 1998 merupakan awal langkah pasangan Ika Kartika dan Fahrul Farid terjun berbisnis dengan membangun Keke Busana. Diawali dengan menjual 2 kodi (40 potong) baju muslimah, hingga kini mampu menjual ratusan ribu potong dalam setahun.

Semenjak tahun 2014 Rendy diamanahi untuk menjadi CEO dari Keke Busana Grup. Pengalamannya berbisnis dan berorganisasi sejak remaja dan kegemarannya membaca serta berbagai pengalaman yang diperolehnya di usia mudanya menjadikan ia seorang pebisnis dan inspirator muda yang cemerlang dengan prestasi. CEO grup usaha busana muslimah papan atas di negeri ini, penulis, public speaker, inspirator sekaligus motivator, merupakan profesi yang saat ini sedang dijalankan dan dinikmatinya. Apa resep dari semua pencapaiannya itu ?

“Rahasia untuk memenangkan pertandingan adalah dengan mendahului kompetitor.” tutur kang Rendy sambil sedikit bercanda dalam videonya yang berjudul “Kunci Cemerlang Masa Remaja”. Ia menuturkan, salah satu kelebihan dirinya dibandingkan dengan orang lain adalah dia lebih dahulu mengetahui atau melewati fase-fase kehidupan dibandingkan dengan teman-teman seusianya. Saat teman-temannya masih belajar berorganisasi, ia sudah menjadi ketua dari suatu organisasi mahasiswa Islam di kampus ITB saat itu. Saat teman-temannya masih asyik kuliah, bermain dan bersenang-senang, Rendy muda sudah memikul tanggung jawab sebagai seorang suami dan ayah dari 3 orang anak.

“Kita hari ini adalah harga kita masa lalu. Kerja kita hari ini adalah harga kita untuk masa depan.”

Demikianlah ungkapan nasihat  Kang Rendy Saputra sang CEO Keke Busana. Pernikahan dini di usia muda seharusnya bukan merupakan penghalang, bahkan bisa menjadi faktor pengungkit / leverage untuk menggapai kesuksesan dunia dan akhirat jika dijalani dengan ilmu, iman, dan taqwa. Demikian pula dengan pendidikan formal, bukanlah satu-satunya penentu kesuksesan seseorang. Semangat untuk terus belajar, meningkatkan value diri dari waktu ke waktu merupakan faktor terbesar dalam kesuksesan dan kehidupan secara umum.

Wallahu’alam Bishawab…

Semoga Bermanfaat.