Belajar Falsafah Hidup Dari Cara Menanam Pohon Kurma Di Timur Tengah

By | October 9, 2019
speaker-quran-al-akram-banner320
pohon-kurma-di-gurun-padang-pasir-arab

sumber : islampos.com

BELAJAR FALSAFAH HIDUP DARI CARA MENANAM POHON KURMA DI TIMUR TENGAH. Sahabat Quran yang dimuliakan Allah SWT, tahukah sahabat mengapa pohon kurma merupakan pohon yang sangat luarbiasa, bahkan salah satu julukannya adalah sebagai pohon tahan banting ? Ya, karena pohon yang lazim kita temui di kawasan Timur Tengah ini sangatlah kuat, dan memiliki berbagai keistimewaan.

Bayangkan, di tengah padang gurun pasir yang sangat kering, jarang ada air, bercuaca sangat panas dan tandus pohon kurma mampu tumbuh dan berbuah. Pohon kurma yang tumbuh di jazirah arab, mampu bertahan dalam suhu panas yang sangat ekstrim. Bahkan seringkali harus menerima terpaan badai gurun tropis padang pasir yang dahsyat. Akan tetapi pohon kurma tetap hidup, bahkan tumbuh menjadi salah satu jenis tanaman, yang hampir semua bagian pohonnya berguna bagi manusia.

speaker-quran-al-akram-banner320

Batang pohon kurma dapat dimanfaatkan untuk menjadi kayu atau bahan bakar. Serabut batang dan daunnya bisa diolah secara kreatif menjadi tas, keranjang, pelana unta, kabel, tambang, peti kayu, kipas, penutup makanan, furniture, kasur, dan kertas. Daun kurma yang sudah kering, dapat juga diolah menjadi atap dan penyekat dinding.

Tunas pucuk pohon kurma dapat dikonsumsi menjadi sayuran atau salad setelah dimasak terlebih dahulu. Biji kurma dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, dirangkai menjadi pernak pernik perhiasan hingga menjadi obat. Minyak dari biji kurma dapat dibuat menjadi sabun.

Buah kurma sebagai produk utamanya, sudah sejak lama dikonsumsi dan menjadi buah dengan rasa manis khas timur tengah yang mendunia. Buah kurma pun memiliki kegunaan lain sebagai obat, yakni sebagai astringent untuk mengatasi masalah usus, perut, obat batuk, pereda demam, dan edema. Di India, getah atau eksudat dari kurma digunakan untuk mengobati diare dan akarnya untuk mengobati sakit gigi.

FALSAFAH HIDUP DARI CARA MENANAM POHON KURMA

Mengapa pohon kurma bisa kuat bertahan seperti itu ? Berdasarkan penelitian para ahli, diketahui bahwa kekuatan dari pohon kurma terletak pada akar-akarnya. Akar pohon kurma sangat kuat, dan menghunjam ke dasar tanah/pasir, hingga panjangnya bisa mencapai puluhan, bahkan ratusan meter, untuk mencapai sumber air.

Bagi orang-orang yang sedang berada di tengah gurun pasir, keberadaan pohon kurma menjadi sebuah pertanda adanya kehidupan. Tersedianya makanan dari buah kurma, dan sumber air bagi mereka, karena kemungkinan besar dibawah permukaan sekitar pohon kurma terdapat sumber mata air.

Bagaimana caranya pohon kurma di jazirah arab dapat tumbuh di tengah gurun pasir yang gersang dan tandus tersebut ?

Pohon kurma ditanam oleh para petani di gurun pasir yang gersang dengan memasukkan bibit pohon kurma yaitu berupa biji kurma yang dimasukkan ke dalam lubang pasir. Kemudian lubang tersebut ditutup dengan sebuah batu.

akar-pohon-kurma-di-arab

sumber gambar : staff.ui.ac.id

Karena ditutup oleh batu, maka pertumbuhan bibit pohon kurma tersebut, yang seharusnya keatas menjadi terhambat, dan sebaliknya pertumbuhannya akan berbalik menjadi tumbuh ke dalam tanah dengan maksimal, hingga mampu menemukan lapisan sumber air dibawah tanah, seberapa dalam pun lokasi air berada.

Tak mengherankan bila akar-akar pohon kurma sangat kuat dan panjangnya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan meter. Setelah akar-akarnya menjadi kuat, barulah tunas kurma tersebut akan bertumbuh ke atas dengan kokoh, hingga mampu menggulingkan/memecahkan batu yang menekan dan menutupi lubang tanamnya.

Akar-akar pohon kurma yang kuat inilah yang membuat pohon kurma kuat bertahan hidup, ditengah kondisi ektrem gurun pasir yang kering, panas dan tandus serta seringkali menghadapi badai gurun yang sangat dahsyat.

Fenomena pohon kurma dengan cara menanam kurma seperti itu, menjadi sebuah renungan yang sarat dengan hikmah. Ada pepatah kuno yang mengatakan bahwa “orang benar akan bertunas seperti pohon kurma”.

Pelajaran dan hikmah apa yang kita dapat ambil dari fenomena pohon kurma dan cara menanamnya ini ? Yuk kita coba renungkan satu persatu.

TEKANAN HIDUP ADALAH CARA ALLAH UNTUK MENJADIKAN KITA PEMENANG

“Biji pohon kurma yang ditutup batu, akan mengalami tekanan dari atas, supaya bisa mengakar kuat ke bawah”

Inilah falsafah dan hikmah pertama yang kita bisa petik. Sangat luar biasa !

Allah telah menghadirkan contoh nyata dalam kehidupan kita melalui ciptaan-Nya yang lain, yaitu pohon kurma, agar manusia bisa belajar darinya, belajar dari alam. Sebagaimana Allah jelaskan dalam Al Quran, surat Yunus, yang artinya :

“Katakanlah, ‘Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan Rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman.” (QS. Yunus : 101) 

Pohon kurma dengan segala fenomenanya mengajarkan manusia untuk hidup dan bertumbuh dengan benar, agar mampu keluar menjadi pemenang. Yaitu, menjadi manusia yang sabar, kuat, tegar dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan.

Hadirkan selalu cara pandang positif atas segala tekanan, cobaan dan tantangan yang kita temui dalam kehidupan. Yakinkan bahwa semua itu adalah cara Allah SWT untuk mendidik dan menempa kita agar memiliki pondasi kehidupan yang kokoh.

Tekanan hidup tidak akan mampu melemahkan dan menggoyahkan kita, bahkan sebaliknya akan membuat kita menjadi pribadi yang sabar, kokoh, tegar dan kuat untuk akhirnya menjadi pemenang kehidupan. Bukankah setiap manusia pasti akan Allah beri cobaan, sebagaimana tertera dalam surat Al-Baqarah, ayat 155, yang artinya :

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah : 155)

Jadi mengapa harus risau dan gelisah saat cobaan itu datang ? Hadapi saja dengan kesabaran dan keyakinan serta prasangka baik kepada Allah. Cobaan dan kesulitan itu adalah sebuah keniscayaan, karena Allah SWT menyayangi hamba-hamba-Nya dan itulah bukti kasih sayang Allah yang sesungguhnya.

Baca juga artikel kami tentang : Kisah Inspiratif Pertolongan Allah Bagi Orang-orang Yang Sabar Dan Yakin

Allah hadirkan kesulitan, tantangan dan tekanan hidup bukan untuk melemahkan dan menghancurkan kita, malah  sebaliknya, Allah mengizinkan tekanan hidup itu kita hadapi, agar membuat kita berakar semakin kuat. Seperti pohon kurma, tidak sekadar bertahan, tapi pada waktunya nanti, benih yang sudah mengakar kuat itu, akan menjebol “batu masalah” yang selama ini menekan.

Kita pun keluar menjadi pemenang kehidupan. Allah telah mendesain hidup kita seperti pohon kurma. Oleh karenanya jadilah tangguh, kuat, tegar sekaligus sabar dalam menghadapi beratnya kehidupan.

pohon-kurma-dan-oase-di-arab

sumber gambar : panggilandarisurau.co

HANYA KEPADA ALLAH TEMPAT BERSANDAR

“…dan janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah, karena hanya orang-orang kafir yang berputus asa dari rahmat Allah.” (QS. Yusuf : 87)

Pohon kurma bisa tumbuh kuat karena memiliki akar pondasi yang kokoh. Kokoh karena mampu mendapatkan sumber air di tengah kondisi lingkungan yang ekstrem. Dalam kehidupan manusia, sumber kebenaran dan kekuatan yang utama dan akan mengokohkan pondasi kehidupan kita hanyalah Allah SWT.

Seperti pohon kurma yang akan tumbuh dengan begitu kuat dan kokoh hingga akhirnya mampu menghasilkan buah-buah kehidupan yang begitu manis saat usianya dewasa hingga masa tuanya.

Kuat, sabar, senantiasa yakin akan pertolongan dan rahmat Allah SWT, haruslah menjadi pondasi pertama dan utama yang harus dibangun terlebih dahulu. Pondasi ini ibaratnya akar dari pohon kurma, yang akan membantu kita untuk tetap tegar dalam menghadapi “tekanan” seberat apapun. Tentu saja pondasi yang kuat ini akan dapat kita raih jika kita memiliki ilmu agama yang juga kuat, sebagai cara kita untuk semakin dekat kepada Allah SWT.

Manusia adalah mahluk sosial, dan Allah SWT juga memerintahkan kita untuk menjaga silaturahmi untuk memperkuat kebutuhan dasar “bersosialisasi” ini. Keluarga, kerabat, teman dan relasi merupakan bagian dari akar kita, yang akan membantu kita melewati berbagai permasalahan dalam kehidupan. Manusia yang kurang bersosialisasi, lebih senang hidup individualis, maka akan lebih rentan dalam menghadapi kesulitan-kesulitan hidup yang menimpanya.

KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK DIPEROLEH SETELAH MELALUI PERJUANGAN YANG BERAT

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl : 97)

Buah kurma yang sangat manis rasanya ini, merupakan produk utama yang dihasilkan oleh pohon kurma. Sungguh sebuah karunia Allah yang besar,  walaupun pohon kurma berada di tempat yang jarang ada air dan bercuaca panas, tapi buah kurma manis sekali. Darimana nutrisi untuk membuat rasa manis itu diperoleh ? Sungguh, Allah maha tahu dengan seluruh ciptaan-Nya.

Saat puncak musim panas di jazirah arab yang terjadi setahun sekali, yaitu sekitar bulan Juni-Agustus, di periode inilah buah kurma bunga kurma matang siap untuk dipanen. Pada saat ini, suhu di gurun pasir bisa mencapai lebih dari 45 derajat celcius, yang menjadi puncak musim panas.

Pada bulan-bulan sebelumnya, sekitar bulan Maret – April, di saat terjadi pergantian musim dingin ke musim panas, di gurun pasir biasa terjadi badai pasir. Badai inilah yang menyebabkan terjadinya penyerbukan pada pohon kurma oleh angin. Hingga 3-4 bulan kemudian, buah kurma menjadi matang dan siap untuk dipanen.

Buah kurma yang manis dan kaya protein, mampu untuk bertahan lama. Buah inilah yang jadi sumber makanan bagi para pengembara gurun pasir dalam perjalanan jauhnya melintas gurun pasir. Bayangkan misalnya buah yang banyak air seperti buah jambu atau pisang, dibawa oleh pengembara gurun pasir, kemungkinan akan cepat busuk, tak tahan lama.

Sungguh maha bijaksana Allah dengan hasil ciptaan-Nya, semuanya sudah diatur sesuai ketentuan-Nya. Buah pohon kurma dengan rasa manis yang sangat kuat dan kaya protein, siap dipanen saat puncak musim panas. Dari pohon yang mengalami tempaan alam yang luarbiasa ekstrim, suhu sangat panas dan jarang air.

Hikmahnya dalam kehidupan kita, hakikat manisnya kehidupan akan terasa setelah perjuangan berat yang kita lalui. Kehidupan yang lebih baik bisa berupa kebahagiaan, rizki yang halal dan baik, kehidupan di surga maupun kenikmatan melakukan ibadah di dunia. Kesemuanya bisa kita dapatkan jika kita mau bersabar untuk terus istiqamah dalam melakukan amal shaleh, dan pastinya akan membutuhkan perjuangan yang sangat berat.

Itulah beberapa hikmah luar biasa yang bisa kita peroleh dari sebuah Pohon Kurma. Semoga artikel Belajar Falsafah Hidup Dari Cara Menanam Pohon Kurma Di Timur Tengah ini bisa bermanfaat bagi sahabat dan pembaca Pondok Islami semua.

 

Wallahu’alam bishaawab.

 

referensi :
https://hdmessa.wordpress.com/2016/06/02/falsafah-pohon-kurma/
https://www.kompasiana.com/mang_kani/54fff700a33311226d50f93a/musim-kurma-berbuah

speaker-quran-al-akram-banner320

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.