Doa-doa Agar Anak Sholeh, Pintar, Tidak Cengeng dan Rewel Serta Sukses Dunia Akherat

doa-agar-anak-sholeh-tidak-rewel

sumber : hidayatullah.com

DOA AGAR ANAK SHOLEH TIDAK CENGENG DAN REWEL. Sahabat Quran yang dimuliakan Allah SWT, sebagai orang tua tentunya kita sangat mendambakan memiliki anak-anak yang sholeh dan sholehah. Ikhtiar kita untuk mendapatkan keturunan yang sholeh, tentu saja harus sudah kita lakukan sejak dari awal. Mencari pasangan hidup yang sholeh / sholehah, mensholehkan diri kita sendiri terlebih dahulu agar diberikan pasangan terbaik yang Allah takdirkan untuk kita, merupakan bagian dari langkah awal menuju terkabulnya harapan kita agar mendapatkan keturunan yang sholeh.

Sebagai orang tua, kita memiliki kewajiban untuk mendidik dan mengenalkan anak-anak kita kepada ilmu dan nilai-nilai agama islam sedari dini. Tidak berhenti sampai disini, orang tua juga tidak boleh bosan dan lelah untuk terus memanjatkan doa kepada Allah SWT untuk kebaikan anak-anak kita. Senantiasa mendoakan mereka agar kelak menjadi anak-anak yang sholeh, berbakti kepada kedua orang tua, cerdas, tangguh, tidak cengeng dan rewel serta sukses dunia dan akherat.

Berikut ini adalah beberapa lafadz doa sehari-hari yang hendaknya senantiasa para orang tua panjatkan dalam setiap kesempatan, khususnya di waktu-waktu mustajab terkabulnya doa, seperti setelah melakukan ibadah shalat yang merupakan rukun islam kedua. Ingatlah selalu bahwa doa kedua orang tua untuk anaknya memiliki kekuatan yang sangat hebat. Doa kedua orang tua kepada anak-anaknya mustajab dan ampuh untuk dikabulkan Allah SWT.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut yang artinya :

“Tiga doa yang tidak tertolak yaitu doa orang tua, doa orang yang berpuasa dan doa seorang musafir.” (HR. Al Baihaqi; shahih)

Bagi orang tua, memiliki anak yang sholeh merupakan salah satu investasi terbaik dunia dan akhirat. Sebagaimana hadist Rasulullah SAW berikut ini yang artinya :

“Jika seorang hamba telah meninggal dunia maka terputuslah seluruh amalannya kecuali tiga perkara : sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang mendoakannya. (HR.Muslim)

Mendoakan segala hal yang terbaik untuk anak-anak kita hendaknya selalu kita panjatkan terus menerus kepada Allah SWT. Berdoa bisa dilakukan dalam bahasa apapun, selama itu dilakukan dengan kesungguhan dan keikhlasan. Akan tetapi tentu saja doa yang berasal dari ayat-ayat Al-Quran dan hadist Nabi SAW serta contoh doa dari para ulama akan lebih afdhol untuk kita panjatkan.

Berikut ini beberapa lafadz doa untuk anak, yaitu doa agar anak sholeh, pintar, tidak rewel , taat kepada orangtua, serta sukses dunia dan akherat yang bisa kita amalkan setiap saat. Doa ini dituliskan secara lengkap dalam teks arab, latin dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia.  Harapan tentu saja agar kita dapat lebih khusyuk saat berdoa, karena kita lebih dapat memahami arti setiap untaian kata doa yang kita panjatkan.

doa-agar-anak-sholeh

sumber : fimadani.com

LAFADZ DOA UNTUK ANAK AGAR ANAK SHOLEH, PINTAR DAN BERBAKTI PADA ORANG TUA

1. Doa Agar Anak Sholeh dan Sholehah

اَللهُمَّ اجْعَلْ أَوْلاَدَنَا أَوْلاَدًا صَالِحِيْنَ حَافِظِيْنَ لِلْقُرْآنِ وَالسُّنَّةِ فُقَهَا فِى الدِّيْنِ مُبَرَكًا حَيَاتُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ

Allaahummaj’al aulaadanaa aulaadan shoolihiina khaafi-dziina lil qur’aani wassunnati fuqohaa fiddiini mubarokan khayaatuhum fiddunyaa wal aa’khiroti
Artinya : “Ya Allah, jadikanlah anak-anak kami anak yang sholeh sholehah, orang-orang yang hafal Al-Qur’an dan Sunnah, orang-orang yang faham dalam agama dibarokahi kehidupan mereka didunia dan di akhirat.”

2. Doa Agar Anak Pintar

اَللَّهُمَّ امْلَأْ قُلُوْبَ أَوْلَادِنَا نُوْرًا وَحِكْمَةً وَأَهْلِهِمْ لِقَبُوْلِ نِعْمَةٍ وَاَصْلِحْهُمْ وَاَصْلِحْ بِهِمُ الْأُمَّةَ

Allaahummam-la’ quluuba aulaadinaa nuuron wa hik-matan wa ahlihim liqobuuli ni’matin wa ashlih-hum wa ashlih bihimul ummah.

Artinya : “Ya Allah, penuhilah hati anak-anak kami dengan cahaya dan hikmah, dan jadikan mereka hamba-hamba-Mu yang pantas menerima nikmat, dan perbaikilah diri mereka dan perbaiki pula umat ini melalui mereka”

3. Doa Agar Anak Cerdas Otaknya

اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ صَحِيْحًا كَامِلاً وَعَاقِلًا حَاذِقًا وَعَالِمًا عَامِلًا

Allahummaj’alhu shohiihan kaamilan, wa ‘aqilan haadziqon, wa ‘aaliman ‘amilan

Artinya:“Ya Allah, jadikanlah ia anak yang sehat sempurna, berakal cerdas, dan berilmu lagi beramal”

4. Doa Agar Anak Tidak Rewel

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bismillahirrahmanirrahim. Bismillâhilladzi la yadlurru ma’a ismihi syaiun fil ardli wa laa fiis samaa’i wa huwas sami’ul ‘alim (3x)
Artinya : “Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan menyebut asma Allah, Dzat yang dengan asma-Nya, tidak akan bisa membahayakan apapun yang ada di bumi dan langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Dikutip dari karya Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi, Al-Adzkar al-Muntakhabah min Kalaami Sayyid al-Abrar, (Surabaya: Kharisma, 1998), hal. 302.

5. Doa Agar Anak Berbakti Kepada Orang Tua

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِي أَوْلَادِي وَلَا تَضُرَّهُمْ وَوَفِّقْهُمْ لِطَاعَتِكَ وَارْزُقْنِي بِرَّهُمْ

Allahumma bariklii fii awlaadii, wa la tadhurruhum, wa waf fiqhum li tho’atik, war zuqniy birrohum

Artinya:“Ya Allah berilah barokah untuk hamba pada anak-anak hamba, janganlah Engkau timpakan mara bahaya kepada mereka, berilah mereka taufik untuk taat kepadaMu dan karuniakanlah hamba rejeki berupa bakti mereka”.

6. Doa Agar Anak Rajin Shalat (Surah Ibrahim Ayat 40)

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Rabbij’alnii muqiimash sholaati wa min dzurriyyatii rabbana wa taqabbal du’aa’

Artinya : Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku. (QS. Ibrahim : 40)

7. Doa Agar Anak Beriman dan Bertakwa Kepada Allah SWT

رَبَّنَا هَبۡ لَنَا مِنۡ أَزۡوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعۡيُنٖ وَٱجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِينَ إِمَامًا

Robbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrota a’yun waj ‘alna lil muttaqiina imama

Artinya:Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa” (QS. Al-Furqon : 74)

8. Doa Mohon Anak Yang Baik (doa Nabi Zakaria)

رَبِّ هَبۡ لِي مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةٗ طَيِّبَةًۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ

Robbiy habliy mil ladunka dzurriyyatan thoyyibatan innaka sami’ud du’aa’

Artinya: Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa. (QS. Ali ‘Imran : 38)

Demikianlah teks bacaan doa untuk anak agar anak sholeh, pintar, penurut dan tidak nakal lengkap dalam bahasa arab, latin dan artinya. Selain doa orang tua kepada anak-anaknya, tetap haruslah ditambah dengan senantiasa mendidik anak anak kita dengan didikan yang benar dan tepat.

Kenalkan anak anak kita kepada ALLAH SWT dan Rasulullah SAW, kenalkan juga kepada syariat agama islam. Berikut ini beberapa kiat kiat cara mendidik anak agar sholeh dan sholehah.

TATA CARA MENDIDIK ANAK SHOLEH DAN SHOLEHAH

doa-agar-anak-sholeh-tidak-rewel-cengeng

sumber : ummi-online.com

1. Selalu Bermunajat Memohon Kepada Allah Diberikan Anak Yang Sholeh/Sholehah

Janganlah pernah bosan untuk senantiasa memohon dikaruniakan anak-anak yang sholeh dan sholehah kepada Allah SWT. Perintah untuk senantiasa memohon doa kepada-Nya tercakup dalam Alquran disertai jaminan dikabulkannya doa kita, dalam surat Al-Mukmin yang artinya :

“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari berdoa kepada-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. (QS. Al-Mu’min : 60)




2. Pilihlah Pasangan Hidup yang Sholeh / Sholehah

Memiliki keturunan yang sholeh dan sholehah bukanlah suatu amanah yang ringan. Akan tetapi juga merupakan sebuah investasi dunia dan akhirat yang sangat bernilai, sebagaimana hadist yang telah disebutkan di awal artikel ini. Oleh karenanya, memiliki pasangan sholeh atau sholehah yang memiliki pandangan dan pemahaman yang sama dalam mendidik anak yang sholeh dan sholehah merupakan sebuah keniscayaan.

Salah satu hikmah besar yang didapat dari ibadah pernikahan adalah menghasilkan keturunan yang sholeh yang taat kepada Allah SWT dan kedua orang tua.

Berikut hadist Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang tuntunan memilih pasangan hidup :

“Wanita itu dinikahi karena empat perkara : karena harta, nasab, kecantikan dan agamanya, maka pilihlah yang memiliki agama pasti kalian akan beruntung.” (HR.Bukhari)

Hadist yang lain :

“Maukah aku beritahukan kepada kalian sesuatu yang paling baik dimiliki oleh seseorang? : wanita shalehah.” (HR. Al-Hakim)

Begitu pula dengan wanita, memilih calon suami yang sholeh adalah sebuah pilihan utama sebagaimana Rasulullah mengatakan dalam hadistnya yang diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a artinya :

“Jika orang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya datang melamar, maka nikahkanlah ia (dengan anak perempuan kalian), jika kalian tidak melakukannya, maka akan terjadi fitnah dan kerusakan yang besar di bumi.” (HR.At-Tirmidziy no.1084).

Demikianlah tuntunan yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi salam dalam memilih pasangan hidup. Agama dan akhlak yang baik dari masing-masing pasangan kita, merupakan modal utama dalam mengarungi bahtera pernikahan yang sakinah mawaddah warahmah dan menghasilkan keturunan yang sholeh dan sholehah.

3. Senantiasa Berdoa Sebelum Melakukan Hubungan Suami Istri

Senantiasa mengucapkan doa sesaat sebelum berhubungan suami istri merupakan salah satu faktor penting untuk memperoleh keturunan yang sholeh atau sholehah. Rasulullah SAW menyampaikan sabdanya yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu :

“Jika salah seorang diantara kalian membaca :

بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنِى الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

“Bismillah, ya Allah jauhkanlah setan dari kami, dan jauhkanlah setan dari rizki yang engkau berikan kepada kami”, maka keduanya diberikan seorang anak yang tidak akan di ganggu oleh setan selama-lamanya.” (HR.Bukhari)

Dalam Fathul Baary (9/285-286), Al Hafidh Ibnu Hajar menjelaskan bahwa kalimat “tidak akan diganggu oleh setan” memiliki makna bahwa anak yang nanti terlahir itu tidak akan terfitnah hingga keluar dari agamanya (kufur). Bukan bermakna bahwa anak tersebut maksum / terbebas dari perbuatan maksiat.

4. Hanya Mengkonsumsi Makanan Yang Halal

Anak-anak yang sholeh dan sholehah sangat dipengaruhi oleh makanan yang dimakannya. Kewajiban orangtua adalah memberikan makanan yang halal yang diperoleh dari harta yang halal pula. Hal ini sesuai perintah Allah dalam Alquran sebagai berikut :

“Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS. Al Mukminun: 51)

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah”. (QS Al Baqarah: 172)

Rasulullah SAW pun menyampaikan hadist yang artinya :

“Sesungguhnya tidaklah suatu daging tumbuh dari makanan yang haram kecuali neraka lebih utama baginya”. (HR. Al-Turmudzi)

5. Senantiasa Meningkatkan Kualitas Kesholehan Diri dan Keluarga :

Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa menjaga kualitas diri dan memelihara keimanan,  sebagaimana sabda-Nya dalam surat At-Tahrim yang artinya :

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” (At-Tahrim : 6)

Allah SWT memerintahkan diri kita terlebih dahulu terhindar dari api neraka baru kemudian keluarga kita. Baik atau buruknya akhlak seorang anak sangat bergantung dari baik buruknya akhlak kedua orang tuanya, karena kedua orang tua merupakan contoh panutan bagi mereka.

Allah Ta’ala berfirman : “Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.” (Ath-Thuur : 21)

6. Mengajarkan Amal Sholeh dan Ibadah Sejak Dini

Tuntunan Rasulullah SAW dalam hal pendidikan anak adalah mendidik anak sejak usia dini. Beliau bersabda yang artinya :

“Perintahkanlah anak kecil untuk shalat ketika ia berumur tujuh tahun, dan jika ia berumur sepuluh tahun maka pukullah (kalau ia meninggalkan shalat).” (HR. Abu Dawud) 

Pendidikan ahklak dan amal sholeh sejak usia dini akan memudahkan orang tua dibandingkan mendidiknya ketika sudah usia remaja. Pendidikan agama kepada anak sejak dini bahkan sejak dalam masa kandungan, akan memberikan fondasi yang kokoh bagi anak-anak kita untuk lebih dekat dengan ketaatan kepada Allah SWT dan rasul-Nya.

7. Banyak Membaca Sholawat Nabi

Allah swt. berfirman:

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”. (QS. Al-Ahzab : 56)

Orang-orang sholeh senantiasa membiasakan dalam rumah tangga mereka untuk membaca sholawat setiap harinya hingga ratusan kali.

Dengan mengaplikasikan tuntunan-tuntunan di atas ditambah dengan membaca doa untuk anak agar anak sholeh dan tidak cengeng / rewel seperti telah dibahas pada artikel kali ini,  insya Allah cita-cita dan harapan orang tua untuk memiliki anak yang sholeh dan sholehah dapat terwujud.

Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat dan tambahan pengetahuan kita para orang tua khususnya penulis pribadi dalam mendidik dan membesarkan anak-anak kita tercinta. Aamiin.

 

Wallaahu ‘alam Bishawab.

 

author
Author: 

    Leave a reply "Doa-doa Agar Anak Sholeh, Pintar, Tidak Cengeng dan Rewel Serta Sukses Dunia Akherat"

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.