Tips Mengatasi Kecanduan Gadget/HP Pada Anak Usia Dini

By | February 4, 2020
speaker-quran-al-akram-banner320
tips-mengatasi-kecanduan-gadget-hp-pada-anak-usia-dini

TIPS MENGATASI KECANDUAN GADGET PADA ANAK USIA DINI – Sahabat quran pembaca setia Pondok Islami, beberapa waktu lalu penulis sempat menghadiri sebuah acara parenting, di salah satu SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu), tempat anak penulis bersekolah.

Hal yang sangat perlu penulis bagi dalam tulisan kali ini adalah, tentang bagaimana fenomena kecanduan gadget, yang sudah cukup memprihatinkan. Khususnya dampaknya bagi anak-anak yang masih berada pada usia sekolah.

ANAK KECANDUAN GADGET

Kasus-kasus anak kecanduan gadget, seperti diberitakan beberapa media online, terjadi pada anak-anak usia SD dan SMP, yang pada akhirnya mengharuskan mereka menjadi pasien Rumah Sakit Jiwa. Berita anak kecanduan gadget ini kebanyakan adalah sebagai akibat dari kecanduan permainan game online, yang ada pada gadget HP mereka.

Rumah Sakit Jiwa di kota Bandung, Bogor, Semarang, Solo seperti diinfokan oleh portal berita okezone, menjadi saksi bagaimana jumlah anak yang terkena gangguan kejiwaan akibat gadget ini semakin hari semakin bertambah.

Sungguh miris sekali mendengar berita tentang akibat negatif dari teknologi ini, bagi para generasi muda penerus bangsa. Teknologi yang seharusnya menjadi alat untuk meningkatkan taraf hidup dan budaya manusia, malah menjadi alat yang merusak generasi muda.

Ciri-ciri Anak Kecanduan Gadget

anak-kecanduan-gadget

Jika beberapa sindrom perilaku ini mulai terlihat pada anak-anak, kemungkinan besar mereka sudah mulai kecanduan dan harus segera dibatasi penggunaannya.

  • Sulit untuk diajak berkomunikasi/berbincang-bincang, karena seluruh perhatiannya terfokus hanya kepada gadgetnya
  • Enggan dan sulit untuk diajak melakukan aktifitas lain, terutama aktifitas fisik
  • Cenderung emosional / mudah marah jika dilarang untuk bermain gadget

Dampak Negatif Kecanduan Gadget

Kecanduan gadget, bukan hanya akhirnya akan berpengaruh pada kejiwaan seorang anak saja. Akan tetapi juga bisa berpengaruh buruk pada perkembangan fisiknya.

Berikut beberapa gangguan fisik sebagai akibat kecanduan gadget :

  • Bahaya Radiasi dari perangkat elektronik seperti gadget, sebagai akibat dari radiasi pancaran cahaya pada layar monitor akan berefek negatif dan menimbulkan gangguan pada mata, otak, hati dan sistem reproduksi.
  • Kegemukan atau obesitas sebagai akibat dari kurang gerak secara fisik, karena terlalu asyik dengan gadgetnya. Bahkan tidak jarang diselingi pula dengan mengkonsumsi minuman / makanan yang manis dan berlemak
  • Kurang tidur karena sulit lepas dari gadgetnya, ketika sedang asyik bermain
  • Pertumbuhan fisik bisa terganggu akibat kurang melakukan aktifitas fisik. Lebih banyak diam dan duduk / tiduran, sehingga menjadi malas untuk bergerak
  • Cenderung menjadi antisosial ketika bertumbuh menjadi dewasa, karena jarang / tidak pernah diasah kemampuan bersosialisasinya. Hanya berhubungan dengan gadget dan hal-hal yang tidak nyata yang disajikan dalam gadgetnya.

Sahabat quran, tentu kita sangat tidak ingin anak-anak kita terkena penyakit kecanduan gadget ini bukan ? Oleh karenanya, sahabat dan kita semua sebagai orangtua, harus mulai menyadari kondisi ini, dan bersama mencari solusi untuk perbaikan kedepannya.

ANAK ADALAH PENIRU YANG ULUNG

Coba kita sama-sama perhatikan kehidupan keseharian, sebagian besar dari kita. Khususnya bagi yang telah dikaruniai anak. Bagaimana perilaku kita sendiri terhadap yang namanya gadget / HP ini ?

Saat bangun tidur, apa yang langsung kita lihat ? Handphone atau yang lainnya ? Mau pergi ke kantor atau ke suatu tempat, apa yang paling kita perhatikan supaya tidak boleh tertinggal ? Handphone atau yang lainnya ?

Bagaimana perilaku kita jika bepergian dan ternyata lupa tidak membawa handphone ? Biasa saja atau gelisah gak karuan ?

Sesaat setelah shalat, apa yang kita lakukan ? Berdzikir, atau langsung melihat handphone untuk mengecek notifikasi yang baru masuk ? Saat kita ke kamar mandi, apa yang kita bawa ? Jangan-jangan handphone juga ?

Bagi sahabat ukhti yang sedang menyusui, coba perhatikan, apa yang sahabat lakukan saat menyusui balita sahabat ? Fokus menyusui atau sambil memegang handphone ?

Jika semua aktifitas keseharian sebagai orang tua juga tidak dapat melepaskan diri sejenak dari yang namanya handphone, jangan-jangan kita pun sesungguhnya sudah terkena penyakit kecanduan handphone ini.

Nomophobia (no-mobile-phone phobia) merupakan sebuah sindrom kecemasan dan rasa gelisah berlebihan, saat handphone tidak berada dalam genggaman (akses) sahabat. Bila kejadian-kejadian di atas tadi lekat dengan kehidupan keseharian sahabat, maka tak heran jika anak-anak sahabat pun akan demikian pula.

Mereka pun akan cenderung ikut menjadi kecanduan dengan handphone. Ketika kedua orang tuanya sedang sibuk melakukan suatu aktifitas, agar anaknya tidak mengganggu maka orang tua akan membekali si anak dengan handphone.

Saat seorang anak balita rewel dan menuntut perhatian ibunya, maka agar perhatiannya teralihkan, balita ini akan diberikan tontonan video anak-anak yang ada youtube. Dan mungkin masih banyak lagi kasus-kasus dalam keseharian yang intinya, kecanduan handphone pada anak sudah dimulai sejak usia dini.

Dan suka atau tidak suka, penyebab anak kecanduan gadget berawal mula dari meniru pola dan tingkah laku kedua orang tuanya. Ingat, bahwa anak adalah peniru yang ulung. Mereka adalah peniru sifat dan perilaku yang paling unggul.

Pada awalnya niat orang tua adalah agar memudahkan mereka untuk bisa beristirahat, setelah berbagai aktifitas dan kesibukan yang dilakukan sehari-hari. Memberikan handphone pada anak, agar perhatian anak teralihkan, tanpa diawasi.

Akhirnya yang terjadi kemudian adalah, si anak malah ingin memiliki handphone sendiri, tidak mau jauh-jauh dari handphonenya, dan berakhir dengan kecanduan.

Bagi anak-anak tersebut mungkin lebih baik tidak ada orang tuanya, daripada tidak ada handphone didekatnya. Sungguh mengenaskan, dan pastinya bukan ini keinginan semua orang tua.

Sahabat quran, ayah dan bunda, sungguh jauh lebih baik kita berlelah-lelah mendidik anak-anak saat mereka masih kecil, dibandingkan dengan kita lelah dengan segala ulah dan perilaku buruk mereka, saat mereka sudah besar nanti.

Baca juga artikel tentang Buku Golden Parenting (Pengasuhan Milenial di Era Keemasan.

TIPS MENGATASI KECANDUAN GADGET

Berikut ini beberapa tips yang bisa sahabat coba terapkan untuk mengurangi kecanduan gadget / handphone pada anak.

bermain-bersama-anak
sumber image : muslimahnews.com

Penulis sendiri sudah menerapkan seluruh tips-tips yang ada dibawah ini pada anak-anak di rumah, dan alhamdulillah hasilnya terlihat nyata. Anak-anak sekarang sudah bisa mengatur penggunaan handphone dengan lebih baik.

Hanya diwaktu-waktu tertentu saja, mereka boleh menggunakan handphone, yaitu diluar hari sekolah, sabtu dan minggu. Itupun dengan adanya pembatasan waktu dijam-jam tertentu saja.

Silahkan sahabat pun bisa mencoba tips-tips di bawah ini, semoga bisa bermanfaat.

1. Orang Tua Harus Memberikan Contoh

Kunci utama pendidikan terhadap anak adalah contoh dari kedua orang tuanya, sebagaimana dijelaskan dengan ringan dan enak untuk diikuti penjelasannya dalam buku Golden Parenting, karangan Ka Wawan Herman Husdiawan.

Anak adalah peniru paling ulung, dan orang tua adalah contoh pertama sekaligus utama untuk mereka tiru. Jika sebagai orang tua kita selalu pegang gadget setiap waktu, jangan harap si kecil tidak kecanduan gadget.

Jadi, kalau lagi dirumah, minimalisir pemakaian gadget, hanya gunakan untuk hal-hal yang urgent saja. Bagi sahabat yang aktif di dunia online sebagai pedagang online, harus bisa benar-benar membagi waktu untuk mengakses handphone sahabat.

Usahakan jangan sampai kesibukan sahabat didepan handphone mengganggu waktu berkualitas sahabat dengan anak-anak. Sebaiknya juga berikan pengertian dan penjelasan kepada anak-anak, bahwa yang dilakukan sahabat dengan handphone adalah semata untuk mencari rezeki, bukan untuk bersantai-santai dan bersenang-senang.

2. Larangan Memakai Gadget Di Tempat Tertentu

Berikan larangan penggunaan gadget untuk area-area tertentu. Seperti misalnya, semua anggota keluarga dilarang pakai gadget di ruang makan atau tempat tidur

3. Ajak Anak Beraktifitas Di Luar Rumah

Ajak anak beraktivitas di luar rumah, agar tubuhnya lebih sehat sekaligus mengasah kreativitas dan kemampuan bersosialisasinya. Saat kita bermain bersama anak, bonding kita juga semakin kuat dengan si kecil.

4. Keluarga Lebih Banyak Berinteraksi Di Dunia Nyata

Terapkan ke seluruh anggota keluarga, hentikan pemakaian gadget sejenak dan kembali aktif di dunia nyata. Ajaklah keluarga sahabat untuk beraktifitas yang nyata, seperti berolahraga bersama, bercengrama, berdiskusi tentang hal-hal yang menarik untuk mereka, dan lain sebagainya.

Intinya, ajak mereka berinteraksi yang real, bukan hanya di dunia maya melalui gadget yang ada dalam genggaman mereka.

5. Batasi Waktu Pemakaian Gadget

Pemakaian gadget untuk anak-anak sahabat sebaiknya dibatasi waktu dan usianya.

  • Anak balita usia di bawah 2 tahun, disarankan untuk sama sekali tidak diberi akses pada gadget
  • Anak usia 2-5 tahun disarankan mengakses gadget hanya 1 jam per hari, itu pun sebaiknya program yang berkualitas dan diawasi pemakaiannya oleh orang tuanya
  • Anak usia 6 tahun ke atas sebaiknya terapkan durasi khusus yang disepakati bersama. Misal, anak hanya bisa mengakses gadget pada akhir pekan atau 2 jam per hari.
  • Kenalkan mereka dengan alat lain yang bisa menjadi alternatif pengganti aktifitas mereka dengan handphone, misalnya dengan Speaker Quran Al-Akram. Gadget ini bukan hanya bermanfaat untuk media pembelajaran anak-anak dalam membaca dan menghafalkan Al Quran sejak dini, akan tetapi juga dilengkapi dengan konten-konten edukatif tentang Islam seperti kisah nabi, lagu anak islami, dan lain sebagainya.

Sahabat quran yang dimuliakan Allah SWT, kemajuan teknologi itu seharusnya menjadi hadiah dari Allah SWT untuk kita. Akan tetapi sekaligus bisa menjadi cobaan dan tantangan.

Hanya dengan tetap berpegang pada ajaran-Nya dan sunnatullah rasul-Nya lah kita bisa melewatinya dengan baik, dan mendapatkan kebaikan dari cobaan/tantangan ini.

Semoga artikel tentang Tips Mengurangi Kecanduan Gadget Pada Anak Usia Dini ini, dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi siapapun yang membacanya.

Jangan sungkan untuk membagikannya kepada sahabat, keluarga dan kerabat handai taulan, jika dirasa dapat memberikan manfaat dan kebaikan.

Wallahu’alam bishaawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.