Waktu Membayar Zakat Fitrah, Cari Tahu Yuk !

WAKTU MEMBAYAR ZAKAT FITRAH. Zakat fitrah identik dengan Bulan Ramadhan atau dikenal dengan bulan suci yang penuh berkah dan ampunan. Biasanya di malam hari puasa yang terakhir seorang muslim wajib membayar zakat fitrah. Namun apakah Sahabat semua sudah tahu waktu membayar zakat fitrah yang dianjurkan?

Sebelum membahas itu, perlu juga diketahui dan mengenal lebih dahulu apa itu zakat fitrah? Apa saja ketentuan dalam melakukan zakat fitrah? Tak perlu khawatir, semuanya akan dibahas lengkap disini dan anda perlu menyimak sampai akhir.

Waktu Membayar Zakat Fitrah dan Pengertiannya

Pengertian zakat fitrah dari sisi bahasa adalah sebagai berikut. Zakat artinya bertambah dan fitrah artinya bersih dan suci. Zakat fitrah sendiri merupakan salah satu jenis dari 3 zakat orang muslim yang wajib dikeluarkan. Zakat fitrah dapat diartikan juga sebagai zakat jiwa, yaitu dalam rangka mensucikan jiwa yang diwajibkan bagi jiwa seorang muslim.

Zakat fitrah ini memiliki fungsi untuk mensucikan diri seorang muslim dari dosa-dosa yang telah diperbuatnya, terkhusus untuk mensucikan jiwa setelah menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan. Ketika membayar zakat fitrah artinya kembali kepada fitrah, seperti lahir kembali sebagai kertas putih yang belum ternodai.

Selain mengetahui pengertian zakat fitrah, juga perlu diketahui dasar hukum atau dalil zakat fitrah serta rukun zakat fitrah tersebut. Zakat fitrah wajib ditunaikan oleh seluruh orang muslim yang merdeka, baik laki-laki maupun perempuan, baik orang dewasa maupun anak anak. Khusus untuk anak-anak maka kewajiban membayarnya ditanggung oleh kedua orang tua.

Zakat fitrah ini ditunaikan setiap tahun sekali. Waktu mengeluarkan zakat fitrah pun anda juga harus mengetahui besaran zakat yang dikeluarkan. Besaran zakat fitrah yang dikeluarkan tiap sekali dalam setahun sebesar 2,7 kg.

Zakat fitrah ini bisa dalam bentuk beras, gandum, tepung dan lain lain. Namun alangkah baiknya yang biasanya digunakan dalam masyarakat sekitar yaitu beras.

Hikmah Ibadah Zakat Fitrah

Setiap ibadah dalam agama islam selalu ada hikmah termasuk zakat fitrah. Ada beberapa hikmah zakat fitrah antara lain :

  1. Zakat fitrah dapat mensucikan puasa di bulan Ramadhan jika ada kekurangan atau ketidakmaksimalan dalam berpuasa.
  2. Zakat fitrah merupakan salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT yang telah memberikan rezeki dan nikmat.
  3. Zakat fitrah dapat membersihkan diri dari sifat kikir dan akhlak tercela serta membimbing diri sendiri untuk bersikap mulai dan berakhlak yang baik terhadap sesama.
  4. Zakat fitrah dapat menolong orang yang lagi kesusahan.
  5. Zakat fitrah bisa mensucikan diri dari sifat bakhil,serakah dan pelit. Tentunya hal ini karena dasarnya zakat fitrah adalah berbagi. Dalam arti jika anda bisa istiqomah setiap 1 kali dalam setahun membayar zakat fitrah maka hati anda akan dibersihkan dari sifat-sifat tercela seperti bakhil, egois, dan serakah.
  6. Zakat fitrah bisa menghindari adanya jarak dan kesenjangan sosial ekonomi antara orang mampu dan tidak mampu.
  7. Zakat fitrah bisa mengobati batin dari sikap cinta harta yang berlebihan. Dengan membayar zakat fitrah, anda bisa memahami bahwa sebagian harta yang kita miliki adalah milik saudara kita.
  8. Zakat fitrah bisa memupuk rasa sayang antar sesama. Dalam arti lain dengan membayar zakat fitrah anda bisa saling merekatkan tali persaudaraan antar sesama sehingga akan lebih tercipta kehidupan yang rukun, tentram dan damai. Hal ini merupakan akhlak terpuji.

Golongan Penerima Zakat Fitrah

Dalam zakat fitrah ada istilah yang namanya mustahiq zakat fitrah. Mustahiq zakat fitrah adalah orang-orang yang berhak mendapatkan dan menerima zakat fitrah. Ada 8 golongan yang tergolong mustahiq zakat fitrah diantaranya :

  1. Orang-orang fakir
  2. Miskin
  3. Amil
  4. Muallaf
  5. Budak
  6. Gharim
  7. Sabilillah
  8. Ibnu Sabil

Ketentuan Membayar Zakat Fitrah

Setelah Sahabat pembaca memahami makna dari zakat fitrah, ada beberapa ketentuan dalam melakukan zakat fitrah yang perlu juga ada ketahui dan perhatikan. Berikut ketentuan dalam melakukan zakat fitrah :

Beragama Islam

Zakat fitrah hanya wajib ditunaikan dan dikeluarkan oleh seseorang yang beragama islam. Hal ini telah dijelaskan dalam sebuah hadist riwayat Ibnu Umar RA. Yang mana di dalam hadis tersebut menjelaskan bahwa laki laki dan perempuan dari kaum Muslimin.

Bagaimana jika orang murtad? Bagaimana hukumnya?

Perlu anda ketahui bahwa orang murtad akan menjadi wajib mengeluarkan zakat fitrah apabila ia sudah kembali memeluk agama islam. Jika masih dalam kondisi murtad, maka ia tidak wajib mengeluarkan zakat fitrah.

Memiliki kemampuan

Sebelum waktu mengeluarkan zakat fitrah, ketentuan kedua ini harus dimiliki oleh orang muslim, yaitu harus memiliki kemampuan. Kemampuan disini artinya ketika memasuki awal bulan Syawal harus memiliki makanan yang tergolong cukup untuk dimakan sendiri.

Lalu dibagikan kepada orang lain serta makanan tersebut juga cukup untuk dibayarkan sebagai zakat fitrah baik untuk diri sendiri maupun seluruh anggota keluarga. Apabila makanan yang dimiliki hanya cukup untuk dirinya sendiri maka hal ini artinya tidak berlaku hukum wajib membayar zakat fitrah.

Menjumpai dua waktu

Ketentuan dalam melakukan zakat yang ketiga ini adalah menjumpai dua waktu. Maksud dari menjumpai dua waktu ini adalah Bulan Ramadhan dan malam Idul Fitri atau dikenal dengan malam 1 Syawal.

Waktu Membayar Zakat Fitrah

Pembahasan utama dan pokok yang anda harus paham juga yaitu tentang waktu membayar zakat fitrah. Pada umumnya waktu membayar zakat jenis ini dibayarkan pada Bulan Ramadhan tepatnya tenggelamnya matahari di akhir hari puasa Ramadhan atau di malam 1 Syawal.

Apabila membayar zakat fitrah melewati batas waktu tersebut maka dianggap seperti halnya sedekah biasa. Pada artikel utama kali ini akan dibahas tuntas hukum dan waktu pembayaran zakat fitrah.

Mulai dari awal hingga akhir Bulan Ramadhan

Waktu membayar zakat fitrah yang pertama boleh dilakukan yaitu mulai dari awal hingga akhir Bulan Ramadhan. Namun pada umumnya dilakukan di akhir Bulan Ramadhan.

Wajib lunas di saat matahari sudah tenggelam di hari akhir Bulan Ramadhan

Waktu kedua ini diperuntukkan bagi orang orang yang dalam membayar zakat fitrah tidak bisa langsung lunas dalam sekali zakat. Artinya orang ini membayar zakat fitrah sedikit demi sedikit hingga lunas dan hingga batas akhir tenggelamnya matahari di Bulan Ramadhan.

Waktu Membayar Zakat Fitrah Afdhal

Waktu afdhal disini artinya anda mengeluarkan zakat fitrah setelah shalat subuh di hari akhir bulan Ramadhan hingga sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri.
Sehingga apabila anda sudah mampu membayar zakat di waktu tersebut maka segera lakukanlah dan jangan ditunda-tunda karena waktu tersebut adalah waktu yang paling afdhal.

Waktu Membayar Zakat Fitrah Yang Haram

Waktu haram membayar zakat fitrah adalah saat dilakukan setelah terbenamnya matahari di hari raya Idul Fitri. Ini artinya di malam hari 1 Syawal. Jadi anda jangan mencoba melakukan zakat fitrah di waktu ini.

Demikianlah sahabat-sahabat pembaca Pondok Islami, pembahasan mengenai waktu membayar zakat fitrah. Semoga bisa bermanfaat menambah wawasan dan pengetahuan sahabat-sahabat semua.

Jika ada kesalahan pada tulisan di atas semata karena kekhilafan dan kelemahan penulis, dan segala kebenaran hanya milik Allah SWT semata. Tidak lupa penulis juga selalu mengajak pembaca semua untuk lebih dekat dengan kalam-kalam ilahi melalui speaker quran Al Akram, yang sangat bermanfaat membuat kita lebih dekat dengan Al Quran.

Barakallaahufiikum.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bikin Video Cerita Anak Dengan Mudah
This is default text for notification bar