Buku “STOP BELAJAR KALAU INGIN PINTAR” – Tendi Murti

Ebook Gratis
stop-belajar-kalau-pingin-pintar-

BUKU STOP BELAJAR KALAU INGIN PINTAR. Assalaamu’alaikum, sahabat Pondok Islami yang dimuliakan Allah, kaget gak sih dengan judul artikel ini ? Beneran itu adalah buku terbaru dari Kang Tendi Murti, founder penerbit KMO Indonesia.

Apa iya, kalau mau pintar malah musti berhenti belajar ? Tapi yang nulis buku ini bukan penulis sembarangan lho. Kang Tendi Murti ini merupakan sosok pemuda sekaligus penulis yang produktif. Juga pengusaha muda millenial yang sukses di bidang tulis menulis atau literasi.

Beliau adalah founder dari KMO (Kelas Menulis Online), sebuah komunitas belajar menulis yang sudah memiliki memberi puluhan ribu. Salah seorang founder dari penerbit KMO Indonesia, dengan ribuan reseller diseluruh Indonesia. Gak hanya berhenti disitu, Kak Tendi Murti ini juga adalah founder dari platform kekinian dalam bidang literasi, yang sangat millenial banget yaitu aplikasi “Ketix.

Jangan lewatkan buku best seller Kang Tendi lainnya : Ikuti Saja Mau-Nya

Jadi, kayaknya gak mungkin deh ngomong sembarangan ! Apalagi bikin buku hoax 😊. So, penasaran kan dengan isinya?

Nah, sebelum sahabat memutuskan untuk membelinya, simak dulu beberapa fakta dan masalah-masalah yang sering atau bahkan sudah menjadi problema kita, khususnya dalam dunia pendidikan dan pengembangan anak atau sumber daya manusia pada umumnya.

TUJUAN BELAJAR APA SIH ?

Sahabat pembaca setia Pondok Islami, menurut sahabat semua sebenarnya apa sih tujuan sahabat belajar ? Sampai hari ini apakah sahabat masih terus belajar ?

Kalau masih patut diacungi jempol, salut. Pasti sahabat memiliki semangat dan motivasi yang sangat besar untuk terus belajar. Pertanyaannya, mau belajar sampai kapan? Ada yang bilang, hidup adalah proses belajar, sambil menunggu waktu kembali. Sepakat ?

Tapi ada kalanya sahabat harus berhenti belajar ! Kapan ? Sahabat sendiri yang yang paling tahu kapan momennya. Tapi masalahnya, terkadang sahabat nggak sadar kapan momen itu. Jadi terus saja jadi murid., terus saja belajar.

Sebenarnya tidak salah juga, hanya saja kapan sahabat bisa berbagi buat orang lain. Kapan sahabat bisa menjadi ‘guru’ kalau terus belajar atau menjadi murid.

stop-belajar-kalau-pingin-pintar-masa-muda

Di usia sahabat yang masih belia, seringkali dibenturkan dengan pemikiran pribadi dan keinginan orang tua. Banyak kasus terjadi perbedaan pendapat antara orang tua dan anak. Akan tetapi jika sahabat memang yakin dengan pilihan sahabat, dan sadar dengan segala konsekuensinya, maka lanjutkan saja.

Masalahnya justru lebih banyak yang tidak memiliki keyakinan itu. Sekolah dengan pilihan jurusan yang diarahkan oleh orang tua, membuat sahabat bersekolah hanya sekedar untuk formalitas. Nggak tahu apa tujuan sahabat belajar di sekolah.

Disinilah pentingnya sahabat membuka pikiran, terutama tentang masa depan sahabat sendiri nantinya. Istilah kerennya Begin With The End In Mind (Stephen Covey, “The 7 Habits of Highly Effective People”), yaitu sahabat harus memiliki gambaran dalam pikiran sahabat, kira-kira nantinya sahabat ingin menjadi orang seperti apa ?

Ingin memiliki karir, atau mengaktualisasikan diri sahabat sebagai apa ? Ingin menjadi seorang yang seperti apa sih nantinya, ketika sahabat sudah harus mandiri sebagai orang dewasa. Dengan memiliki cara berpikir seperti ini, maka sahabat akan memiliki tujuan, dan tahu dengan jelas, jalan yang harus ditempuh saat ini untuk menggapai gambaran masa depan nanti.

Untuk itu, sering-seringlah mencari informasi, dan mengenali diri pribadi sahabat sendiri. Siapa diri ini, apa yang sahabat sukai, apa kelebihan/bakat sahabat, apa kekurangan sahabat.

Dari sini sahabat akan bisa menarik kesimpulan, masa depan seperti apa yang sahabat ingin capai. Bagaimana cara mencapainya, tahapan untuk mencapainya, fasilitas atau media apa yang sahabat butuhkan. Semua bisa sahabat susun dengan rapi dan terencana.

Misal nih, sahabat ingin menjadi seorang dokter. Berarti sahabat harus belajar ilmu mengenai pengetahuan biologi. Serta fasilitas atau media pendidikan formal untuk menunjang cita-cita sahabat. Salah satunya ya melalui belajar dan kuliah di fakultas kedokteran.

Dari sini jelas bahwa sahabat sudah mampu mengenali diri sendiri. Punya alasan yang jelas untuk belajar. Tahu akan ke mana menuju dan apa-apa yang harus dipersiapkan dan dipelajari untuk menuju cita-cita tersebut.

Sahabat tahu apa yang sahabat kerjakan dan tahu pula harus berbuat apa. Sangat jauh perbedaannya jika dibandingkan dengan sahabat yang belajar atau kuliah semata karena tuntunan orang tua. Bisa jadi jiwa atau passion sahabat bukan disitu. Lalu apa gunanya belajar ?

PINTARMU BUKAN JAMINAN SUKSESMU !

Sahabat Pondok Islami, ingat gak sahabat pas di sekolah punya teman satu kelas berapa orang ? Kalau di Indonesia sih, rata-rata satu kelas berkisar antara 20-30 murid per kelas. Jarang kurang, sering lebihnya, bener gak ?

Dalam satu kelas itu, tidak ada orang yang memiliki sifat atau karakter yang sama persis. Ada yang pendiem, ada yang rame, dan ada juga yang suka jail, ulahnya selalu bikin kesel. Tapi semuanya pasti meninggalkan kenangan yang tak terlupakan dalam memori kehidupan sahabat.

stop-belajar-kalau-pingin-pintar-pembolak-balik-hati

Selain berbagai karakter tersebut, kemampuan mereka pun berbeda-beda. Ada yang pinter dan baik hati, ada yang bandel tapi mudengan, ada yang kalem tapi rada lola, ada yang ugal-ugalan tapi kreatif, dan lain sebagainya.

Menariknya, coba deh dicek, dari berbagai macam karakter teman-teman sahabat, masa depan mereka saat ini sering tak terduga. Mungkin sahabat pernah nemuin (termasuk penulis sendiri mengalaminya), temen yang dulu dikenal biasa-biasa aja, bahkan terkesan lemot, eh tau-tau sekarang ini menjadi seorang pengusaha sukses.

Begitu juga sebaliknya, ada yang dulunya selalu menjadi juara satu di kelas, tapi nasib baik tak berpihak padanya. Entah dari segi karier, maupun rumah tangga.

Itulah yang dinamakan, “Pintarmu Bukan Jaminan Suksesmu”. Prestasi itu hanya deretan penghargaan manusia, sedangkan jalan hidup seseorang merupakan hak mutlak Allah SWT.

Makanya, kalau kata Kang Tendi Murti bilang dalam bukunya ini, STOP BELAJAR !

Maksudnya, hentikan sejenak belajarmu, alihkan sebentar perhatianmu, lalu fokuslah pada buku, “STOP BELAJAR KALAU INGIN PINTAR“. 😇

Pinter aja nggak cukup !
Terus menerus belajar juga nggak cukup !
Sederet angka yang ada di rapor dan ijazah juga nggak cukup !

Tutup bukumu dan berhentilah belajar!
Eeiittss, bukan untuk main yaaa.

Tapi luangkan waktumu sebentar, hanya sebentar. Dan bacalah buku yang berjudul “STOP BELAJAR, KALAU INGIN PINTAR“, he he he…..

Dalam buku ini, Kang Tendi Murti sebagai penulis telah mengupas ulang seberapa penting pelajaran yang sedang kita pelajari di sekolah, maupun kampus. Dan ada yang benar-benar harus kita pelajari agar kesuksesan menjadi sebuah keniscayaan.

INFO BUKU STOP BELAJAR KALAU INGIN PINTAR

Judul : Stop Belajar Kalau Ingin Pintar
Penulis : Tendi Murti 
Berat : +- 270 gram 
Cover : Soft Cover 
Halaman : +- 300 halaman 

BLURB BUKU STOP BELAJAR KALAU INGIN PINTAR

“Ngapain, sih, kita harus belajar?”
Mungkin sebagian dari teman-teman akan menjawab, “Ya, untuk mencari pekerjaanlah,” “Tuntutan zaman,” atau “Kagak sekolah kagak keren.”
Jawaban yang sangat standar, bukan?

Jika seperti itu jawabannya, kenapa masih banyak yang tidak sukses di sekolah? Itulah, kita dididik untuk menjadi manusia yang runut dari SD ke SMP, dari SMP ke SMA, dari SMA ke bangku kuliah, dari bangku kuliah mencari pekerjaan. Betul, kan?

Jadi wajar banget orang yang hidupnya standar lebih banyak dibanding dengan yang di atas rata-rata.

Kenapa? Karena belum punya jawaban kenapa mereka harus belajar. Atau kalau diperbesar skala pertanyaannya, buat apa kita hidup?

Jadi, stop belajar! Berhenti dulu belajar. Sebagus atau seburuk apa pun nilai yang kalian punya, berhenti dulu belajar.

Baca dulu buku ini, karena buku ini akan mengupas ulang seberapa penting pelajaran yang sedang kita pelajari di sekolah maupun di kampus dan apa yang benar-benar harus kita pelajari agar kesuksesan menjadi sebuah keniscayaan.

dAFTAR ISI BUKU STOP BELAJAR KALAU INGIN PINTAR

stop-belajar-kalau-ingin-pintar-daftar-isi

HARGA BUKU STOP BELAJAR KALAU INGIN PINTAR

Harga Buku : Rp. 89.000,-

(Belum termasuk ongkir dari Cirebon)

pEMESANAN

Untuk pemesanan sahabat silahkan klik tombol WA di bawah ini :

whatsapp-kontak

Demikian info tentang buku terbaru STOP BELAJAR KALAU INGIN PINTAR dari Kang Tendi Murti, yang unik, dan penuh dengan informasi serta insya Allah sangat bermanfaat. Tepat sekali untuk dibaca oleh sahabat-sahabat yang masih bingung dan galau dengan masa depannya.

Semoga menginspirasi.

Salam

2 thoughts on “Buku “STOP BELAJAR KALAU INGIN PINTAR” – Tendi Murti”

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.